Kata ini tersusun dari dua bagian: 「con-(=com-, bersama-sama)」+「tract(menarik, menghela)」.
「menarik beberapa hal sampai menyatu jadi satu」 itulah gambaran intinya, sehingga “contract” = 「kontrak, perjanjian」「menyusut, mengerut」「terkena penyakit」.
Kelihatannya loncat jauh, ya? Padahal ketiganya cuma satu gerakan yang sama: ditarik sampai menempel jadi satu.
Dan buat kamu ada kabar bagus sekaligus kabar hati-hati. Kabar bagusnya: kata “kontrak” yang kamu pakai sehari-hari memang benar-benar kata ini. Kabar hati-hatinya: ada satu pemakaian dalam bahasa Indonesia yang sama sekali nggak bisa diterjemahkan jadi ”contract”.
Kita bereskan dua-duanya, ya!
Arti dan penggunaan ”contract” — gambaran intinya adalah “ditarik sampai menyatu”
”contract” punya dua wajah: sebagai kata benda 「kontrak, perjanjian tertulis」, dan sebagai kata kerja 「menyusut, mengerut」「(secara resmi)terkena penyakit」「mengikat perjanjian」.
Semuanya lahir dari satu bayangan: 「con-(bersama)」+「tract(menarik)」 ⇒ 「menarik hal-hal yang terpisah sampai menempel jadi satu」.
Coba bayangkan tali serut di mulut tas ransel. Kamu tarik ujungnya, dan seluruh kain di sekelilingnya terkumpul mengecil jadi satu titik.
Kalau yang ditarik jadi satu itu dua pihak ⇒ jadilah kontrak.
Kalau yang ditarik jadi satu itu serat otot ⇒ jadilah menyusut, mengerut.
Kalau yang ditarik menempel ke tubuhmu itu penyakit ⇒ jadilah terkena penyakit.
Jangan salah tekanan! ”contract” punya dua cara baca
Sebelum masuk ke artinya, ada satu hal yang wajib kamu tahu duluan — dan ini sering bikin orang salah paham waktu berbicara.
Letak tekanan ”contract” berubah tergantung kelas katanya.
Dua cara baca ”contract”
KATA BENDA(kontrak, perjanjian)= /ˈkɒntrækt/ ⇒ KON-trakt(tekanan di depan)
I signed the contract yesterday. — Aku menandatangani kontraknya kemarin.
KATA KERJA(menyusut, terkena penyakit)= /kənˈtrækt/ ⇒ kən-TREKT(tekanan di belakang)
Metal contracts when it gets cold. — Logam menyusut kalau kedinginan.
Itu memang kebiasaan yang paling sulit dilepas, karena bahasa Indonesia tekanannya jauh lebih rata daripada bahasa Inggris.
Triknya gampang: benda itu diam, jadi tekanannya di depan. Kerja itu bergerak, jadi tekanannya maju ke belakang. Pola ini juga berlaku untuk record(RE-cord / re-CORD), present(PRE-sent / pre-SENT), dan object(OB-ject / ob-JECT).
Contoh kalimat dasar ”contract”
【Kata benda: kontrak, perjanjian】
・We signed a two-year contract with the company.
(Kami menandatangani kontrak dua tahun dengan perusahaan itu.)
・Read the contract carefully before you sign it.
(Baca kontraknya baik-baik sebelum kamu tanda tangan.)
・His contract expires at the end of March.
(Kontraknya berakhir di akhir bulan Maret.)【Kata kerja: menyusut, mengerut】
・Metal contracts as it cools.
(Logam menyusut saat mendingin.)
・Your heart muscle contracts and relaxes about 70 times a minute.
(Otot jantungmu berkontraksi dan mengendur sekitar 70 kali per menit.)【Kata kerja: terkena penyakit(resmi)】
・He contracted malaria while working in the forest.
(Dia terkena malaria saat bekerja di hutan.)【Kata kerja: mengikat perjanjian】
・The city contracted a local firm to build the bridge.
(Pemerintah kota mengontrak perusahaan lokal untuk membangun jembatan itu.)
Jebakan khas Indonesia: “mengontrak rumah” bukan ”contract a house”
Nah, ini bagian yang paling penting buat kamu.
Dalam bahasa Indonesia, kata “kontrak” sudah tumbuh sendiri sampai punya arti yang nggak dimiliki kata ”contract” bahasa Inggris. KBBI mencatat “mengontrak” bukan cuma “mengikat dengan perjanjian”, tapi juga “menyewa rumah untuk jangka waktu tertentu”.
Coba tebak: kalau kamu bilang “I contract a house in Depok.”, kira-kira orang Inggris ngerti nggak?
Sayangnya nggak. Lawan bicaramu bakal diam sebentar, lalu nanya balik: “You… contract a house? You mean you build it?”
Buat telinga mereka, contract + benda seperti rumah terdengar seperti memesan pembangunannya lewat kontraktor. Yang kamu maksud sebenarnya cuma satu kata sederhana: rent(menyewa).
Kenapa bahasa Indonesia bisa punya arti tambahan ini? Karena dulu perjanjian sewa rumah selalu berbentuk surat kontrak. Lama-kelamaan, nama dokumennya dipakai untuk menyebut kegiatannya — persis seperti kita bilang “nge-print” untuk kegiatan mencetak.
Bahasa Inggris tidak melewati jalan itu, jadi urusan sewa-menyewa tetap dipegang oleh kata lain:
| Maksudnya | ❌ Salah | ⭕ Yang benar |
|---|---|---|
| Aku mengontrak rumah di Bandung. | I contract a house in Bandung. | I rent a house in Bandung. |
| Rumah kontrakan | contract house | a rented house / a rental house |
| Aku mengontrakkan rumahku.(menyewakan) | I contract out my house. | I rent out my house. |
| Kontrakannya habis bulan depan. | My contract house is finished. | My lease ends next month. |
| Aku bayar kontrakan tiap tahun. | I pay contract every year. | I pay rent every year. |
Pertanyaan yang tepat sekali, karena bahasa Inggris memang membedakannya dengan satu kata kecil:
・rent = menyewa(kamu yang bayar)
・rent out = menyewakan(kamu yang menerima uang)
・lease = sewa jangka panjang dengan surat resmi(biasanya tempat usaha, ruko, kantor)
Jadi “I rent a room”(aku ngekos)versus “I rent out my room”(aku menyewakan kamarku). Bedanya cuma dua huruf, tapi posisimu berbalik total, ya kan?
Satu kata Inggris, tiga arah dalam bahasa Indonesia
Ini bagian yang paling sering bikin bingung, jadi mari kita rapikan sekali untuk selamanya.
Bahasa Inggris memakai satu kata ”contract” untuk tiga situasi. Bahasa Indonesia memakai tiga kata yang sama sekali berbeda — dan uniknya, dua di antaranya bukan kata serapan.
| Situasi | Bahasa Inggris | Bahasa Indonesia | Contoh |
|---|---|---|---|
| Perjanjian resmi | contract(kata benda) | kontrak(serapan) | sign a contract = menandatangani kontrak |
| Otot/logam mengerut | contract(kata kerja) | berkontraksi, menyusut, mengerut | the muscle contracts = ototnya berkontraksi |
| Kena penyakit | contract(kata kerja) | tertular, terkena, terjangkit(asli, bukan serapan) | contract dengue = terkena demam berdarah |
Perhatikan baris paling bawah. Di situ bahasa Indonesia sama sekali tidak memakai kata serapan.
Kita bilang tertular(dari akar tular = menjangkit)atau terjangkit. Nggak ada orang yang bilang “aku dikontrak demam berdarah”, kan? Justru itulah kenapa arah ini paling mudah terlewat oleh pelajar Indonesia — nggak ada kemiripan bunyi yang mengingatkan kita.
Hati-hati: ”contract a disease” itu bahasa resmi, bukan bahasa ngobrol
Meski artinya benar, kata ini punya tingkat keresmian yang tinggi. Kamus Longman menandainya sebagai formal. Kamu akan menemuinya di berita kesehatan, jurnal, dan laporan medis — bukan di obrolan warung kopi.
Kalau kamu memakainya untuk hal ringan, kalimatnya jadi terdengar berlebihan:
❌ I contracted a cold last night.
⇒ Secara tata bahasa benar, tapi terdengar seperti laporan Kementerian Kesehatan tentang flu semalam.
⭕ I caught a cold last night.(Aku kena flu semalam.)
⭕ I got sick last night.(Aku sakit semalam.)
⭕ Around 200 people contracted the virus in that district.
(Sekitar 200 orang terjangkit virus itu di kecamatan tersebut.)
⇒ Nah, di kalimat berita seperti ini barulah ”contract” terasa pas.
Cara mengingatnya: pakai catch untuk penyakit ringan sehari-hari(flu, batuk, cacar air), dan contract untuk penyakit berat atau saat kamu menulis dengan nada resmi(malaria, TBC, HIV, demam berdarah).
Bedanya bukan benar-salah, tapi seberapa formal suasananya.
“Kontraksi” yang kamu tahu itu ternyata kata yang sama
Kata benda dari arti “mengerut” adalah contraction(/kənˈtrækʃn/, “kən-TREK-syən”)— dan bentuk serapannya, kontraksi, sudah lama ada di bahasa kita.
KBBI mendaftarkannya untuk beberapa bidang sekaligus: pengerutan benda, penegangan otot, bahkan pemendekan bentuk bahasa. Tapi pemakaian yang paling terkenal jelas satu:
Persis! Dan sekarang gambarannya pasti langsung nyambung: otot rahim menarik dirinya sendiri sampai mengencang. Itu murni “con-(bersama)+ tract(menarik)”.
Dalam bahasa Inggris istilahnya “labor contractions”(kontraksi persalinan), dan kalimat sehari-harinya “Her contractions started at midnight.”(Kontraksinya mulai tengah malam.)
Satu bonus lagi: dalam pelajaran tata bahasa Inggris, don’t dan I’m juga disebut contractions — karena dua kata ditarik jadi satu. Gambaran intinya konsisten terus, ya kan?
Tata bahasa ”contract”: pola dan turunan yang wajib dikuasai
1. Pasangan kata untuk ”contract” sebagai kata benda
Kata benda ”contract” hampir selalu muncul bersama kata kerja tertentu. Hafalkan sepaket, bukan satu-satu:
- sign a contract = menandatangani kontrak
- renew a contract = memperpanjang kontrak
- break a contract = melanggar kontrak
- terminate / cancel a contract = memutus/membatalkan kontrak
- be under contract = sedang terikat kontrak
- a contract worker = pekerja kontrak(lawannya: a permanent worker = karyawan tetap)
【Contoh】
・She is under contract with a music label until 2028.
(Dia terikat kontrak dengan label musik sampai tahun 2028.)
・The company renewed my contract for another year.
(Perusahaan memperpanjang kontrakku satu tahun lagi.)
2. Keluarga kata: contractor, subcontract, contractual
- contractor(/kənˈtræktər/)= kontraktor, pemborong, atau pekerja lepas yang terikat kontrak
- subcontract = mensubkontrakkan(menyerahkan sebagian pekerjaan ke pihak lain)
- contractual(/kənˈtræktʃuəl/)= bersifat kontraktual ⇒ contractual obligations(kewajiban kontraktual)
Satu catatan yang berguna kalau kamu kerja di bidang IT atau kreatif: di Amerika, a contractor sering berarti pekerja lepas yang dibayar per proyek, bukan tukang bangunan.
Jadi kalau ada lowongan tertulis “We’re hiring contractors”, jangan buru-buru mengira mereka mencari pemborong bangunan!
3. Lawan katanya: ”expand”
Untuk arti “menyusut”, lawan kata ”contract” adalah expand(/ɪkˈspænd/)= memuai, mengembang. Pasangan ini sering muncul di pelajaran fisika dan berita ekonomi.
【Contoh】
・Metal expands when heated and contracts when cooled.
(Logam memuai saat dipanaskan dan menyusut saat didinginkan.)
・The economy contracted by 2% last year.
(Ekonomi menyusut 2% tahun lalu.)
Bisa banget, dan itu justru dipakai tiap hari di berita bisnis. Bayangkan ukuran ekonomi sebagai balon: kalau mengembang itu expand, kalau mengempis itu contract.
Kalau kamu baca “The economy contracted for two straight quarters”, artinya ekonomi mengecil dua kuartal berturut-turut — alias tanda-tanda resesi.
Asal-usul kata ”contract”: dari bahasa Latin “menarik jadi satu”
Sekarang kita telusuri sejarahnya, dan kamu akan lihat kenapa urutan artinya justru terbalik dari dugaan kebanyakan orang.
”contract” berasal dari bahasa Latin contractus, bentuk partisip lampau dari contrahere, yang tersusun dari com-(bersama)+ trahere(menarik).
contract (v.)
late 14c., “to draw into a smaller compass, become smaller, shrink,” from Old French contracter and directly from Latin contractus, past participle of contrahere “to draw several objects together; draw in, shorten, lessen, abridge,” metaphorically “make a bargain, make an agreement,” from assimilated form of com “with, together” + trahere “to draw.”Terjemahan bebas: pada akhir abad ke-14 ”contract” berarti “menarik hingga mengecil, menyusut”, dari bahasa Prancis Kuno contracter dan langsung dari bahasa Latin contractus, partisip lampau dari contrahere(menarik beberapa benda jadi satu; mempersingkat), yang secara kiasan berarti “membuat kesepakatan”. Tersusun dari com(bersama)+ trahere(menarik).
※Sumber: 「Online Etymology Dictionary」
Perhatikan urutan waktunya, karena di sinilah letak cerita yang paling menarik:
- Awal abad ke-14 — kata bendanya sudah dipakai untuk “perjanjian”, terutama perjanjian pernikahan.
- Akhir abad ke-14 — kata kerjanya berarti “menyusut, mengecil”.
- Sekitar 1590-an — muncul arti “terkena penyakit, tertular”.
Ada satu hal yang menurutku manis di sini: arti “perjanjian” yang paling awal itu perjanjian nikah.
Masuk akal banget, kan? Dua keluarga yang tadinya terpisah ditarik sampai menyatu. Itu gambaran ”contract” dalam bentuk paling murni.
Proto-Indo-Eropa:*tragh-(menarik, menyeret)
↓
Latin:trahere(menarik, menghela)
↓(ditambah awalan com- = bersama)
Latin:contrahere → contractus(menarik jadi satu; membuat kesepakatan)
↓(lewat Prancis Kuno contracter)
Inggris Pertengahan:contract(perjanjian/menyusut)
↓(lewat bahasa Belanda contract)
Bahasa Indonesia:kontrak(perjanjian tertulis; lalu melebar jadi “menyewa rumah”)
Menghafal ”contract” lewat bagian penyusunnya: 「con-」+「tract」
”con-(com-)” berarti “bersama-sama, sepenuhnya”
Awalan com- berarti “bersama”, dan bentuknya berubah-ubah menyesuaikan huruf sesudahnya: menjadi con- di depan t, d, s; col- di depan l; cor- di depan r.
- connect:「con-(bersama)」+「nect(mengikat)」 ⇒ menghubungkan
- combine:「com-(bersama)」+「bine(dua)」 ⇒ menggabungkan
- collect:「col-(bersama)」+「lect(memilih, memungut)」 ⇒ mengumpulkan
- cooperate:「co-(bersama)」+「operate(bekerja)」 ⇒ bekerja sama
Tepat sekali, dan itu contoh yang bagus banget!
koperasi, koneksi, kombinasi, koleksi, kolaborasi — semua kata Indonesia itu membawa awalan yang sama, dan semuanya soal sesuatu yang jadi bersama-sama. Kamu sudah menyimpan awalan ini di kepala tanpa pernah menghafalnya.
”tract” berarti “menarik”
Bagian tract berasal dari trahere(menarik). Setelah kamu mengenalinya, kata-kata yang tadinya terasa acak langsung terhubung satu sama lain:
・attract(menarik ke arah diri ⇒ menarik, memikat)
・extract(menarik keluar ⇒ mengekstrak, mencabut)
・subtract(menarik keluar dari jumlahnya ⇒ mengurangi)
・abstract(ditarik menjauh dari wujud nyata ⇒ abstrak; ringkasan)
・distract(ditarik ke arah berbeda-beda ⇒ mengalihkan perhatian)
・tractor(mesin penarik ⇒ traktor)
Kalau kamu mau lihat “tract” dalam bentuk yang paling murni dan paling gampang dibayangkan, mampir ke pembahasan lengkap tentang arti attract.
Di sana ada satu jebakan besar yang cuma dialami penutur bahasa Indonesia — soal kata “menarik” kita yang mengerjakan dua tugas sekaligus. Kalau kamu sering ditegur karena salah pakai interesting, artikel itu wajib banget kamu baca!
Karena kita “menarik(tract)sampai jadi satu(con-)” itulah, ”contract” bisa berarti perjanjian yang menyatukan dua pihak, otot yang mengencang, sampai penyakit yang menempel ke tubuh. Satu gambaran, tiga arah.
Rangkuman arti, asal kata, dan cara menghafal ”contract”
Berikut rangkuman singkat tentang ”contract”:
⇒ Gambaran intinya: “menarik hal-hal yang terpisah sampai menyatu”
⇒ Artinya: kontrak/perjanjian(kata benda), menyusut・berkontraksi, terkena penyakit(kata kerja)
●Cara baca ⇒ kata benda KON-trakt(/ˈkɒntrækt/)/kata kerja kən-TREKT(/kənˈtrækt/). Tekanannya berpindah!
●Jebakan nomor satu ⇒ “mengontrak rumah” bukan ”contract a house”, tapi rent a house. Menyewakan = rent out, sewa jangka panjang resmi = lease.
●Soal penyakit ⇒ contract itu bahasa resmi(berita, laporan medis). Untuk flu sehari-hari pakai catch a cold. Padanan Indonesianya bukan serapan, melainkan tertular/terjangkit.
●Modal yang sudah kamu punya ⇒ kontrak, kontraktor, kontraksi semuanya kata yang sama. Ingat kontraksi persalinan: otot yang menarik dirinya jadi satu.
Bagus! Mulai dari satu kalimat tentang dirimu sendiri: “I rent a small house near the campus.”(Aku mengontrak rumah kecil dekat kampus.)
Sekali kamu benar memakai rent, kesalahan lama itu nggak akan balik lagi. Pelan-pelan aja, ya kan?
「Online Etymology Dictionary, “contract”(https://www.etymonline.com/word/contract)」
「Longman Dictionary of Contemporary English, “contract”(https://www.ldoceonline.com/dictionary/contract)」
「Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online, “kontrak”, “kontraksi”, “tular”(https://kbbi.web.id/kontrak)」